Wednesday, March 6, 2013

Buah pepino atau bahasa latinnya Solanun muricatum yang berasal dari pegunungan Andes AS dan dibudidyakan di Amerika latin. Buah yang masih sekerabat dengan buah tomat ini sudah masuk di Indonesia sejak zaman Belanda tapi entah mengapa namanya redup dengan buah lainya dan kebanyakan masyarakat kurang begitu tahu. Dan jarang ditemui pula biasanya di supermarket atau daerah pariwisata argo dengan harga sekita sepuluh ribu sampai lima belas ribu perkilo.

Buah pepino
cukup populer di AS, karena mereka menyadarai bahwa buah ini memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan. Buah pepino memiliki berbagai bentuk variasi ada yang seperti tetesan air, bulat telur maupun oval. Rasa buah pepino memang agak aneh karena buah ini tidak manis maupun asam tapi hambar.

Buah pepino memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi sehingga dapat dijadikan untuk mengobati sariawan, menurunkan tekanan darah, resiko penyakit jantung, kerusakan otak dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan betakaroten provitamin A pada buah pepino yang berkhasiat untuk penglihatan, reproduksi maupun metabolisme dan sebagai antioksidan pencegah kanker.

Serat yang terkandung pada buah pepino juga bermanfaat untuk penderita diabetes karena serat ini dapat mengontrol laju gula dalam darah. Manfaat serat yang lain seperti mencegah gangguan wasir, sembelit dan pencernaan.

Serat yang terkandung pada buah pepini juga bermanfaat untuk penderita diabetes karena serat ini dapat mengontrol laju gula dalam darah. Manfaat serat yang lain seperti mencegah gangguan wasir, sembelit dan pencernaan.


gambar : id.wikipedia..org

0 comments:

Post a Comment